6 jenis flange dan definisinya

Tanggal :06/08/2021 13.39.00 Penulis : Jeffrey Chang

Jenis-Jenis Flange dan Definisinya


Jenis – Jenis Flange yang paling banyak digunakan menurut ASME B16.5 adalah Weld-Neck, Slip-On, Socket Weld, Lap Joint, Threaded dan Blind Flange.

1. Weld- Neck Flanges


Weld-Neck adalah jenis flange yang paling banyak digunakan dalam suatu kontruksi. Hal ini karena sifatnya yang lebih mudah disambungkan dengan elemen pipa lainnya. Selain itu, penggunaannya sangat fleksibel baik pada fluida bertekanan rendah maupun tinggi.

Dinamakan Weld-Neck karena bentuknya yang mengerucut di bagian lehernya dan semakin mengecil pada bagian ujung. Ujung tersebut dibuat kecil untuk tujuan akomodasi selang atau pipa yang ukurannya menyesuaikan. Meski dapat digunakan di berbagai tekanan, flange ini lebih banyak digunakan pada pipa gas bertekanan tinggi.


2. Slip-On Flanges


Tipe Flange ini disebut Slip-On karena hanya masuk sebagian. Sedangkan sisi dalam dan luarnya akan melalui proses welding (las). Maka tak heran jika diameter dalam flange slip on ini wajib dibuat lebih besar dibandingkan diameter luarnya.


3. Socked-Weld Flanges


Flange ini memiliki penahanan pada sisi luarnya. Hal ini bertujuan untuk membuat pipa yang disambungkan ke dalamnya tidak tembus keluar.


4. Lap-Joint Flanges


Jenis Lap-Joint Flange bisa diputar pada posisi lubang baut. Namun, jenis inin tidak disarankan untuk fluida bertekanan tinggi. Flange ini mirip dengan jenis Slip-On Flange. Fungsinya pun hampir sama, yaitu untuk menyatukan pipa utama agar tahan dan tidak menimbulkan celah antara sambungan pipa.

Jika terjadi kebocoran pada pipa, dampaknya sangat buruk dan merugikan. Tidak hanya bagi lingkungan alam, namun juga bagi pekerja yang berada disekitarnya


5. Threaded Flanges


Sesuai dengan namanya, tipe flange ini menggunakan metode penyambungan dengan cara ulir. Penggunaan flange ini biasanya pada plant atau sistem yang rawan terhadap kebakaran. Terlebih pada bagian yang mengguanakan las atau welding.

Sekilas, flange ini mirip dengan gasket. Sederhananya, flange tipe ulir disebut sebagai penyambung pipa. Penggunaan flange jenis ini cocok untuk pipa gas dengan tekanan tinggi. Hal ini karena materialnya yang sangat tebal dan kokoh. Bahan ini sangat bermanfaat untuk menggabungkan beberapa bagian pipa sekaligus.


6. Blind Flanges


Blind Flanges pada dasarnya berfungsi untuk menutup aliran. Cara kerjanya kurang lebih sama dengan fitting. Flange ini tidak memiliki lubang ditengahnya sehingga bentuknya rata. Jenis flange ini berfungsi sebagai penutup. Oleh karena itu, flange ini dikenal sebagai bagian akhir dari jenis sambungan pada pipa.

Dinamakan Blind flange karena benda ini menjadi penghalang terakhir dari pipa. Jenis flange ini digunakan untuk memblokir aliran fluida pada bagian akhir yang dikenal cukup rentan. Oleh karena itu, bagian ini umumnya akan menerima tekanan yang cukup tinggi. Tekanan ini berasal dari posisi awal pipa sehingga berfungsi sebagai penahan terakhir.



Kontak kami

+62 21 5232 0511

+62 21 6232 0111

0813 8014 86 (WA)


Momentous Instrumindo

Website : momentous.id

Linkedin : Momentous Instrumindo

Facebook : Momentous Instrumindo

Instagram : @momentous_instrumindo


Sumber :

https://www.pengadaan.web.id/2020/09/flange-pipa.html

https://www.dynamicforgefittings.com/

Post terbaru

Komentar Terbaru

Tag

Respon Komentar

Belum Ada Komentar

Tinggalkan Komentar

* Komentar akan ditampilkan bila disetujui
Bendera Indonesia Indonesia  |  Bendera Inggris English